Sahabat MQ, Hukum dari Allah SWT merupakan suatu kebenaran yang mutlak untuk dipatuhi. Rasulullah SAW diutus ke dunia ini untuk menyampaikan hukum-hukum tersebut kepada umat manusia. Hukum tersebut dibuat justru untuk kebaikan umat manusia sendiri. Namun demikian tidak sedikit manusia yang kemudian menolak adanya hukum-hukum ini sejak zaman para nabi hingga saat ini.
Bila dulu mereka yang menolak hukum Allah adalah kaum jahiliyah yang belum menerima islam, saat ini hukum Allah justru ditolak dan diingkari oleh orang islam sendiri. Mereka hanya melaksanakan sebagian hukum Allah yang sesuai dengan kepentingan mereka dan menolak hukum Allah lainnya yang menurut mereka akan merugikan mereka. Mereka juga selalu berusaha melogika hukum-hukum Allah, padahal kemampuan akal manusia amatlah terbatas.
- Ada sejumlah hal yang membuat mereka menolak hukum Allah, yakni :
- Kurangnya ilmu pengetahuan mereka, sehingga tidak tahu mengapa Allah memberikan hukum dan peraturan seperti itu.
- Adanya kesombongan di dalam hati mereka
- Adanya kepentingan-kepentingan pribadi
- Hawa nafsu yang mendorong pada kebebasan yang berlebihan
Sahabat MQ, Mereka yang menolak hukum Allah ini jelas akan mengalami kebangkrutan baik di dunia maupun nanti di akhirat. Pada dasarnya mereka akan menuju pada kehancuran mereka sendiri di dunia karena mereka hidup dengan hukum mereka sendiri, padahal mereka hidup di dunia ciptaan Allah. Allah Yang Maha Tahu apa yang baik dan tidak baik bagi manusia. Mereka pun akan mendapat siksaan berat di neraka, sebab orang yang menolak hukum Allah termasuk dalam golongan orang-orang yang murtad karena melakukan dosa besar.
Bila kita melihat adanya orang-orang di sekitar kita yang menolak hukum Allah ini, maka kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk mengingatkannya termasuk mengingatkan mereka akan datangnya ajal.
Sahabat MQ, Semoga kita bisa istiqomah mempelajari dan melaksanakan hukum-hukum Allah sehingga kita tidak mengalami kebangkrutan baik di dunia maupun di akhirat.
Narasumber : Ustadz Joko Wahono


