Sahabat MQ, sering kali kita melengkapi kehidupan keseharian kita dengan bercanda. Terkadang kita memerlukan penyegaran kembali setelah lama beraktivitas dan menjalani berbagai kesibukan yang melelahkan. Di saat itulah kita dapat melepaskan lelah dengan canda dan tawa.
Namun perlu diwaspadai apakah candaan tersebut nantinya benar-benar dapat menghilangkan penat atau justru malah mendatangkan masalah? Karena banyak masalah besar yang awalnya hanya disebabkan oleh bercanda yang berlebihan. Oleh karena itu kita harus mengembalikan pada bagaimana islam mengatur perihal bercanda ini. Dalam islam, canda dan tawa diperbolehkan. Rasulullah pun bercanda dan beliau mengajarkan adab-adab bercanda pada kita sehingga bercanda dapat benar-benar melepas penat sekaligus mendatangkan pahala.
- Berikut ini sejumlah adab-adabnya:
- Bercanda dengan niat yang benar
- Jangan berlebihan dalam bercanda dan tertawa
- Jangan bercanda dengan orang yang tidak suka bercanda
- Di samping itu ada pula hal-hal yang tidak diperbolehkan dalam bercanda, yakni :
- Bercanda atau bermain-main dengan syariat Allah SWT
- Berdusta saat bercanda
- Menakut-nakuti seorang muslim untuk bercanda
- Melecehkan kelompok tertentu
- Menuduh yang tidak-tidak
- Bercandalah kepada orang yang membutuhkan
- Semoga dengan mengetahui adab-adab dan hal-hal di atas kita dapat bercanda sekaligus mendapatkan pahala.
Sumber : www.muslimah.or.id


